Selasa, 04 April 2017

Kembali Ke Al Qur'an dan Hadits

SESUAI AL-QURAN DAN HADITS SHOHEH ?

Kita sering mendengar ungkapan orang AWAM yg bicara ilmu dgn kata kata diatas "YANG PENTING SESUAI QURAN DAN HADITS SHOHEH !"
.
Kalimatnya benar.tetapi apakah yg sesuai itu cuma tekstual dan di pahami sendiri maksudnya ?
.
Apa cuma modal terjemahan kemudian langsung bisa di ambil kesimpulan maksudnya ?
.
Kalau kita berfikir begitu maka anak MI pun bisa jadi sembarangan memaknai maksud quran dan hadits menurut kemampuan akalnya yang secuilpun belum ada kelas mujtahid.
.
Sesuai quran dan hadits adalah ungkapan orang orang yang mau dianggap dirinya telah mengikuti petunjuk Allah dan Rasulullah padahal 114 surat dan ribuan hadits tdk semudah ucapannya.bahkan belum tentu ia menguasai dan mengetahui keduanya secara rinci.
.
karena itu Sayyidina Abdullah bin Mas'ud ra berkata, "sekiranya kamu mau ilmu maka hendaklah kamu memikirkan dan mendalami makna2 al-Quran. Karena didalamnya terdapat ilmu2 orang terdahulu dan orang terkemudian..
.
nah dgn kata lain quran dan hadits perlu di pelajari mendalam baru bisa mengerti dan dilaksanakan SESUAI dgn apa yg yg dimaksud sebenarnya.
.
Bukan hanya berkata sesuai sesuai..tetapi kadang Asbabun nuzulnya saja tidak paham.
.
Untuk memahami makna2 al-Quran itu, kita perlu menjaga beberapa syarat dan adab.
.
Bukan seperti yang berlaku di zaman kita ini, seseorang yang hanya mengetahui beberapa perkataan arab bahkan yang tidak tahu sepatahpun, coba untuk mentafsir ayat ayat al-Quran melalui pandangan sendiri hanya modal terjemahan al-Quran.
.
Para Ulama dunia..pondok pondok pesantren,universitas islam semacam al azhar mesir' *menggariskan 15 jurusan ilmu yang harus dikuasai dalam ilmu tafsir al-Quran dan hadits*
.
Secara ringkasnya seperti dibawah:-
1. Lughah ( bahasa arab)
2. Nahwu
3. Shorof
4. Isytiqaq
5. Ilmu ma'ani
6. Ilmu bayan
7. Ilmu badi'
8. Ilmu qira'at
9. Ilmu aqidah
10. Ilmu usul fiqh
11. Ilmu asbab un-Nuzul
12. Ilmu nasikj mansukh
13. Ilmu fiqah
14. Hadith hadits yg berkait dengan penjelasan ayat al-Quran
15. Ilmu mauhub.. ilmu yg di karniai Allah SWT kepada hamba2Nya yang terpilih.
.
Tentang hal ini dijelaskan oleh baginda SAW melalui hadithnya *maan 'amila bimaa 'alima warrathahullahu'ilma maa lamya'lam..*_
. ذكر أحمد بن حنبل عن يزيد بن هارون عن حميد الطويل عن أنس بن مالك أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : (( من عمل بما يعلم ورثه الله علم ما لم يعلم )) ثم قال لأحمد ابن أبي الحواري صدقت يا أحمد وصدق شيخك .
Siapa beramal dengan apa apa ilmu yang telah diketahuinya niscaya Allah SWT akan menganugrahkan kepadanya ilmu yang belum diketahuinya...
.
Dan terdapat lagi kisah para sahabat lainnya dibawah kisah ini yang berkaitan.
.
Inilah kuasa Allah bila DIA mengizinkan kepada siapa yang dikehendaki.
.
Di akhir zaman ini ada yg bicara sesuai sunnah dan quran modal terjemah sehingga kekeliruan maksud sebenarnya menjerumuskanya ke pemikiran sendiri yg menyesatkan bahkan beramalpun salah kaprah.
.
lagaknya seperti Ahli tafsir,ahli ijtihad..dan sudah merasa puluhan tahun mendalami ilmu ilmu islam. padahal baru modal DAUROH beberapa kali serasa dapat HIDAYAH.
.
Belum byk ngerti 15 point diatas,lakunya bagai ulama kelas kakap padahal dgn anak santri saja sudah kelabakan tapi gayanya bagai AHLI FIQH DAN AKIDAH.
.
Begini nih yg dikatakan Rasulullah baca quran dan hadits cuma batas tenggorokan. ASAL BERSUARA TDK NGERTI MAKNA YG TERSURAT DAN TERSIRAT.
.
Pada akhir zaman akan semakin banyak orang-orang
seperti Dzul Khuwaishirah dari Bani Tamim Al Najdi yakni orang-orang yang beribadah tetapi tidak bertambah dekat kepada Allah melainkan bertambah jauh.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda:
.
“ Dari kelompok orang ini (orang-orang seperti Dzul
Khuwaishirah dari Bani Tamim Al Najdi), akan muncul nanti orang-orang yang pandai membaca Al Qur`an tetapi tidak sampai melewati kerongkongan mereka..
.
bahkan mereka membunuh orang-orang Islam, dan membiarkan para penyembah berhala.
.
mereka keluar dari Islam seperti panah yang meluncur dari busurnya. Seandainya aku
masih mendapati mereka, akan kumusnahkan mereka
seperti musnahnya kaum ‘Ad .” (HR Muslim 1762)
.
Kalimat yang artinya “ mereka yang membaca Al Qur’an
tetapi tidak sampai melewati kerongkongan” adalah
kalimat majaz . “Tidak melewati kerongkongan”
kiasan dari “tidak sampai ke hati” artinya mereka membaca Al Qur’an namun tidak menjadikan mereka berakhlakul karimah.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
.
“ Akan muncul suatu sekte/firqoh/kaum dari umatku yang
pandai membaca Al Qur`an. Dimana, bacaan kalian tidak
ada apa-apanya dibandingkan dengan bacaan mereka.
.
Demikian pula shalat kalian daripada shalat mereka. Juga
puasa mereka dibandingkan dengan puasa kalian.
.
Mereka membaca Al Qur`an dan mereka menyangka bahwa Al Qur`an itu adalah (hujjah) bagi mereka, namun ternyata Al Qur`an itu adalah (bencana) atas mereka. Shalat mereka
tidak sampai melewati batas tenggorokan. Mereka keluar
dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya ”. (HR Muslim 1773)
.
Diakhir zaman ini TERBUKTI banyak orang jadi belagak alim,sesuai quran dan hadits shoheh.tetapi tingkah laku,adab,perbuatannya masih jauh dari kata SESUAI krn ia tdk mengerti maksud maksud sesungguhnya bahkan malahan belum byk tahu maksud isi quran dan ribuan hadits !
.
Wahai insan yang sesuai quran dan hadits shoheh !
.
“…Janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” [An Najm 32]
.
Allah benci dengan orang-orang yang sombong:
”Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan
diri.” [Luqman:18]
.
Nabi berkata bahwa orang yang sombong meski hanya
sedikit saja niscaya tidak akan masuk surga.
.
Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda:
“Tidak akan masuk sorga, seseorang yang di dalam
hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorangsahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya
seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau
sandalnya juga baik”.
.
Rasulullah Saw bersabda:
“Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan
menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan
kebenaran dan memandang rendah manusia yang
lain” [HR Muslim]

من صحيح البخاري ومسلم، والحديث اليوم رواه الإمام مسلم في صحيحه من حديث عبد الله بن مسعود رضي الله عنه عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

(( لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ، قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا، وَنَعْلُهُ حَسَنَةً، قَالَ: إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ، الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ، وَغَمْطُ النَّاسِ))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.