Iman Ilmu Amal ...... Karena yg berhak bicara adalah yang diamnya menganiaya agama dan bicaranya dapat menyingkirkan kezaliman. Ingat Kebodohan itu obatnya ilmu, bukan iman. Beriman tanpa pengetahuan ya tetap bodoh. Makanya, ayat pertama ke Nabi dimulai dgn "Bacalah!"
Selasa, 08 Januari 2013
sedikit sedikit Bid'ah
Apa kata Firanda dengan kaca mata Kudanya dalam menilai perkataan Imam Syafi'i tentang pembagian Bid'ah hasanah dan bid'ah dhalalah.
Firanda mengatakan Bahwa Imam syafi'i adalah manusia Biasa, Bukan Seorang Nabi yang maksum, maka Tidak layak mengambil Pendapat Imam Syafi'i Jika bertentangan dengan hadits Nabi.
bukan Kah Imam syafi'i pernah mengatakan " Jika ada hadits shahih, maka itulah Madzhabku"
ada lagi ust wahaby salafy yang mengatakan " pembagian bid'ah oleh Imam syafi'i adalah pembagian bid'ah secara bahasa, bukan secara syar'i...
===
Jika Imam syafi'i tersalah dalam pembagian Bid'ah, bagaimana dengan persetujuan Imam Ibnu taymiyah tentang pembagian Bid'ah tersebut...
mari kita Lihat scan Kitab yang di jadikan foto dalam status Ini
Kaum Wahabi mengatakan bahwa pembagian bid’ah kepada 2 bagian; bid’ah hasanah dan bid’ah sayyi’ah adalah pembagian batil (sesat), sementara Ibnu Taimiyah; “Imam tanpa tanding meraka”, mengatakan bahwa bid’ah terbagi kepada 2 bagian di atas.
Dari sini anda katakan kepada orang-orang Wahabi itu; “Apakah kalian akan mengatakan bahwa Ibnu Taimiyah sesat ahli bid’ah, masuk neraka??? dan juga Terhadap para ulama Ahlussunnah; seperti Imam an-Nawawi, Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani, Imam al-‘Izz ibnu Abdissalam, dan lainya; kalian berani mengatakan bahwa mereka sesat dan masuk neraka karena membagi bid’ah kepada 2 bagian ??? Apakah kalian mengatakan Ibnu Taimiyah sesat karena telah membagi bid’ah kepada 2 baian; bid’ah hasanah, dan bid’ah sayyi’ah”???
hea hea hea
Orang-orang Wahabi “mati kutu” bahkan kutupun tak mau singgah di kepala busuk wahaby salafy….!!!!
Berikut ini adalah tulisan Ibnu Taimiyah dalam membagi bid’ah kepada 2 bagian tersebut dalam kitab karyanya berjudul “Muwafaqah Sharih al-MMa’qul Li Shahih al-Manqul”, kalo ga percaya silahkan dicek…..!!! itu bagi yang punya kitabnya, kalo ga punya, silakan jedat jedotkan kening ke tembok atau tiang listrik agar Ampas di kepala kalian bisa berfikir
Kitab : “Muwafaqah Sharih al-MMa’qul Li Shahih al-Manqul”
Penulis : Ibnu taymiyah
Halaman : 144 – 145
Tarjamah sesuai qaidah hea hea hea
: ” Berkata Imam Syafi’i ra. : Bidah terbagi menjadi dua, (1) bidah yang menyalahi perkara yang wajib atau sunnah atu ijma atau atsar sebagian para sahabat maka ini disebut Bid’ah dlolalah. (2) sedangkan Bid’ah yang bidah yang tidak menyalahi (sesuai) dengan perkara yang wajib atau sunnah atu ijma atau atsar sebagian para sahabat maka ini disebut Bid’ah hasanah.
hayoooooo....
jangan sok menafiq deh... akui saja jika kalian taqlid buta dan berkeca mata kuda dalam mengamalkan agama, berhentilah dalam memberhalakan fatwa Ulama ulama su' wahaby salafy yang kalian jadikan sesembahan.
Langganan:
Postingan (Atom)
